Pages

Sabtu, 11 Desember 2010

Stratifikasi Sosial


 STRATIFIKASI SOSIAL

A.    Kata Pengantar

Syukur alhamdulillah saya ucapkan atas kehadirat Allah SWT , karena atas rahmat dan karunia-Nya saya dapat mengerjakan dan menyelesaikan tugas yang telah diberikan Dosen Ilmu Budaya Dasar dan juga atas junjungan besar nabi Muhammad SAW. Adapun tugas yang telah diberikan dosen yang berjudul tentang “Strarifikasi Sosial”.

B.     Latar Belakang

Didalam kehidupan bermasyarakat pasti ada perbedaan antara anggota masyarakat. Perbedaan tersebut akan melahirkan persilihan antara anggota masyarakat. Untuk itu pada tugas ini saya membahas tentang stratifikasi social yang terjadi di masyarakat. Perbedaan atau pengelompokkan para anggota masyrakat yang terjadi secara vertical (bertingkat) dinamakan pelapisan social atau stratifikasi social.

C.    Perumusan Masalah

Didalam tugas ini, perumusan masalah yang dikaji adalah :

1.      Apa yang dimaksud dengan stratifikasi sosial?

2.      Contoh-contoh stratifikasi sosial yang terjadi didalam anggota masyarakat?

3.      Pendapat kita mengenai contoh stratifikasi sosial yang kita dapatkan?

 

D.    Penjelasan Materi

1. Pengertian Stratifikasi Sosial
Pengertian stratifikasi sosial didapatkan  dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Pelapisan sosial atau stratifikasi sosial (social stratification) adalah pembedaan atau pengelompokan para anggota masyarakat secara vertikal (bertingkat).
Definisi sistematik antara lain dikemukakan oleh Pitirim A. Sorokin bahwa pelapisan sosial merupakan pembedaan penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas secara bertingkat (hierarkis). Perwujudannya adalah adanya lapisan-lapisan di dalam masyarakat, ada lapisan yang tinggi dan ada lapisan-lapisan di bawahnya. Setiap lapisan tersebut disebut strata sosial. P.J. Bouman menggunakan istilah tingkatan atau dalam bahasa belanda disebut stand, yaitu golongan manusia yang ditandai dengan suatu cara hidup dalam kesadaran akan beberapa hak istimewa tertentu dan menurut gengsi kemasyarakatan. Istilah stand juga dipakai oleh Max Weber.
Konsep-konsep stratifikasi social:
a.       Penggolongan
Contoh : bila seorang mahasiswa bertemu dengan dosennya, maka mahasiswa tersebut harus menempatkan dirinya lebih rendah dari dosennya dalam bidang ilmu pengetahuan karena dosen tersebut lebih berpengalaman dari kita atau pendidikannya lebih tinggi dari mahasiswa dll.
b.      Sistem Sosial
Sistem sosial harus dilihat sebagai sesuatu yang membatasi dimana penggolongan berlaku.  Contoh : dalam keluarga, suami menggolongkan dirinya sebagai yang lebih tinggi dari istri dan anak-anak.
c.       Lapisan Hierarkis
Kata hierarkis berarti lapisan yang lebih tinggi itu lebih bernilai atau lebih besar dari pada yang dibawahnya.
Contoh : apabila dalam suatu perusahaan pemimpin berada pada lapisan atas menurut dimensi kekuasaan, privilese, dan prestise. Berarti pemimpin lebih berkuasa, berprivilese, berprestise dari pada yang berada di lapisan bawah.
d.      Kekuasaan
Contoh : seorang presiden memiliki kesempatan untuk melaksanakan kemauannya pada orang lain. Kesempatan yang ada pada presiden jauh lebih besar dari pada menteri-menterinya.
e.       Previlese
Previlese ekonomi :
Contoh:
a)      pendidikan : orang yang memiliki uang banyak bisa menyekolahkan anak-anaknya tinggi-tinggi dari pada yang tidak mempunyai uang
b)      kesehatan : orang yang memiliki uang banyak bias berobat ke rumah sakit yang mutunya bagus dan bias mempertahankan hidupnya dari pada yang tidak mempunyai uang.
c)      Pekerjaan : orang yang memiliki uang banyak bias memperluas usahanya
Previlese budaya :
Contoh : dalam keluarga anak laki-laki mendapatkan kesempatan yang lebih besar dari anak perempuan misalnya dari pendidikan dan pewarisan.
f.       Prestise (kehormatan)
Contoh : seorang raja mempunyai prestise (kehormatan)
             
E.     Pendapat
Menurut saya stratifikasi sosial yang terjadi didalam masyarakat itu salah. Karena pada stratifikasi sosial itu membahas tentang kita membedakan antara masyarakat satu dengan yang lainnya dari segi kehidupannya.misalkan: masyarakat yang satu tidak bisa memenuhi kehidupannya karena keuangannya terbatas. Di muka bumi ini derajat manusia sama di mata Tuhan untuk itu kita diwajibkan membantu sesama, agar masyarakat yang dibantu bisa juga mempertahankan hidupnya dengan bantuan masyarakat yang lainnya.

0 komentar:

Poskan Komentar